Di balik kemasyhuran Kawah Ijen dan Taman Nasional Baluran, Banyuwangi menyimpan mahakarya bahari yang memesona: Pulau Tabuhan. Pulau mungil berpasir putih ini bagaikan mutiara berkilau di tengah Selat Bali yang memikat wisatawan domestik hingga mancanegara.
1. Gradasi Warna Laut Toska dan Kejernihan Akuarium Alami

Begitu kapal mendekati garis pantai Pulau Tabuhan, Anda akan disambut gradasi warna laut dari toska muda bening hingga biru tua safir. Pasir putihnya berasal dari pecahan koral alami yang sangat halus di telapak kaki. Terumbu karang tepi pantainya menjadi rumah bagi ribuan ikan damselfish, teripang, dan bintang laut biru.
- Air dangkal tenang yang sangat aman untuk anak-anak maupun lansia
- Spot snorkeling dangkal (reef nursery) di sisi utara pulau
- Kejernihan air memungkinkan foto bawah air terlihat terang tanpa flash tambahan
2. Surga Angin Konstan dan Olahraga Bahari Internasional

Karena letaknya yang strategis di Selat Bali, Pulau Tabuhan memiliki hembusan angin konstan antara 20–25 knot pada bulan-bulan tertentu. Hal ini menjadikannya salah satu arena Kitesurfing dan Windsurfing terbaik di Asia Tenggara, pernah menjadi tuan rumah kejuaraan selancar angin internasional.
3. Panorama Langka: Memandang 3 Gunung Megah dari Tengah Laut

Berdiri di tepi pantai pasir putih Tabuhan memberi Anda lanskap panorama 360 derajat yang luar biasa: siluet Gunung Ijen dan Raung di sisi barat, Gunung Baluran di sisi utara, serta perbukitan hijau Taman Nasional Bali Barat di seberang timur.
- •Manfaatkan sesi foto paddleboard gratis yang disediakan Sunrise Boat untuk konten media sosial.
- •Waktu terbaik berkunjung adalah pagi hingga siang hari saat pasang surut air laut mendukung eksplorasi tepi karang.
- •Jangan memindahkan atau membawa pulang cangkang kerang atau koral demi kelestarian ekosistem pulau.

Private Trip Eksklusif Tabuhan-Menjangan
Slot terbatas setiap harinya demi menjaga kenyamanan penumpang.